JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surabaya, Muhaimin, menegaskan pentingnya mendorong santri agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Peringatan

SURABAYA – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surabaya, Muhaimin, menegaskan pentingnya mendorong santri agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Peringatan Hari Santri Nasional 2026 harus menjadi momentum memperkuat kualitas pendidikan, kemandirian ekonomi, dan masa depan generasi pesantren.

Menurut Muhaimin, santri memiliki peran strategis bukan hanya dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga dalam membangun masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

“Santri jangan hanya dipandang sebagai penjaga tradisi, tetapi juga sebagai generasi masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman. Mereka harus memiliki kesempatan untuk maju, menguasai teknologi, mandiri secara ekonomi, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama,” ujarnya

Muhaimin menilai, perkembangan zaman menuntut santri memiliki bekal yang lebih luas. Penguasaan ilmu agama harus berjalan beriringan dengan pendidikan formal, keterampilan digital, kemampuan berwirausaha, serta kesiapan memasuki dunia kerja.

Karena itu, perhatian terhadap santri tidak cukup diwujudkan melalui peringatan seremonial setiap tahun. Dukungan nyata terhadap pesantren, guru ngaji, dan akses pendidikan bagi santri dari keluarga kurang mampu juga perlu menjadi perhatian bersama.

Di Surabaya, penguatan peran pesantren dinilai penting untuk membangun generasi muda yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial, dan mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *