BINTANGTENGGARA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi mempertanyakan kepastian sanksi pemecatan terhadap Asrila Diska Rimunda dari Partai Gerindra.

Hingga kini, tindak lanjut atas rekomendasi pemecatan yang sebelumnya disampaikan Gerindra Jawa Timur dinilai belum memberikan kepastian bagi publik.

Sorotan GMNI turut mengarah kepada Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, Sumail Abdullah, yang diketahui merupakan paman kandung Diska.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai objektivitas dan ketegasan partai dalam menegakkan disiplin organisasi, terutama ketika persoalan menyangkut kader yang memiliki hubungan kekerabatan dengan pimpinan partai di tingkat daerah.

Ketua DPC GMNI Banyuwangi, Vingky Dwi Putra, menegaskan bahwa hubungan keluarga semestinya tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan maupun penegakan aturan internal partai.

Menurut Vingky, DPC Gerindra Banyuwangi perlu menjelaskan secara terbuka langkah konkret yang telah ditempuh untuk menindaklanjuti rekomendasi pemecatan tersebut.

“Yang kami pertanyakan adalah ketegasan Gerindra. Sumail sebagai Ketua DPC sekaligus paman Diska harus bisa membuktikan bahwa hubungan keluarga tidak memengaruhi keputusan partai. Jangan sampai muncul dugaan ada konflik kepentingan,” tegas Vingky.

Sebelumnya, Gerindra Jawa Timur telah merekomendasikan pemecatan Diska setelah kasus narkotika yang menyeret anggota DPRD Banyuwangi tersebut mencuat. Namun, penetapan sanksi akhir masih harus melalui mekanisme internal partai.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *