Kota Malang, blok-a.com – Universitas Brawijaya (UB) menggelar salat istisqa atau salat meminta hujan di Lapangan Rektorat UB, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi ikhtiar sivitas akademika UB untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Malang.

Pantauan di lokasi, salat istisqa dimulai pukul 09.45 WIB diikuti sivitas akademika hingga mahasiswa UB. Ketua Yayasan Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Sasmito Djati, M.S., bertindak sebagai khatib. Sementara itu, imam salat adalah Ust. Muhammad Khamim, M.Ag., dosen Pendidikan Agama Islam UB.

Ketua Takmir Masjid Raden Patah UB, M Kholid Mawardi, mengatakan pelaksanaan salat istisqa merupakan hasil diskusi sivitas akademika setelah melihat kondisi kekeringan di berbagai daerah.

“Jadi, ini adalah hasil diskusi panjang kita, baik sebagai insan akademis, kaum intelektual, maupun sebagai insan religius umat beragama. Ketika kita mengamati fenomena yang terjadi, di mana kekeringan terjadi di mana-mana, baik itu di Indonesia maupun di Malang,” ujarnya.

Fenomena kekeringan, kata dia, tidak hanya dipahami melalui pendekatan ilmiah, tetapi juga melalui sudut pandang keagamaan. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan sivitas akademika UB untuk menggelar salat istisqa.

“Dari sisi sebagai insan religius, kita juga kemudian mendiskusikan, menyadari bahwasanya memang tidak hanya sekadar pendekatan ilmiah dalam kita memahami fenomena ini, tapi juga ayat-ayat kauniah itu juga kita kaji,” katanya.

Ia menjelaskan, salat istisqa menjadi bentuk ikhtiar spiritual sivitas akademika UB untuk memohon ampun sekaligus meminta turunnya hujan kepada Allah SWT.

“Sehingga kita kemudian bersepakat sivitas akademika UB harus mengetuk pintu langit untuk bertaubat, memohon ampun pada Allah, sekaligus berdoa agar supaya Allah menurunkan rahmat-Nya lewat hujan, sehingga pada hari ini kita semua melaksanakan salat istisqa,” tambahnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *