:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Petugas-Polsek-Plosoklaten11111.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI – Niat memadamkan api yang merembet ke kebun bambu berakhir tragis bagi JM (81), warga Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Lansia tersebut ditemukan meninggal dunia di area kebun pada Jumat (23/10/2026) pagi.
Korban diduga mengalami gangguan pernapasan setelah terlalu banyak menghirup asap saat berusaha mengendalikan kebakaran yang diduga bermula dari aktivitas membakar sampah di kebunnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan dugaan sementara polisi, api dari pembakaran sampah merembet ke kebun bambu milik warga lain yang berada di dekat lahan korban.
Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono mengatakan, polisi menerima laporan mengenai seorang warga yang meninggal dunia di tengah peristiwa kebakaran tersebut.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju ke lokasi dan menghubungi Tim Inafis Satreskrim Polres Kediri,” jelas Didik.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, kejadian bermula ketika seorang saksi berinisial SP sedang berada di rumah. Ia kemudian mendapat informasi dari seseorang yang melintas untuk mencari rumput bahwa kebun miliknya terbakar.
SP segera menuju kebun untuk memadamkan api. Namun, saat tiba di bagian tengah lahan, ia justru mendapati JM sudah tergeletak di area kebun bambu.
SP kemudian meminta bantuan saksi lain berinisial SR dan warga sekitar untuk memeriksa kondisi korban. Perangkat desa yang menerima laporan turut mendatangi lokasi kejadian.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber