Jakarta: Ajang IN2MOTION X Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 menjadi salah satu panggung untuk memperkenalkan wastra nusantara melalui industri modest fesyen Indonesia. Salah satunya ditampilkan desainer asal Banyuwangi, Jawa Timur, Isyam Syamsi, yang membawa motif batik khas daerahnya dalam koleksi bertajuk Bumi Sagara.

Koleksi tersebut mengangkat kekayaan alam Banyuwangi, mulai dari wilayah daratan hingga laut, melalui perpaduan busana santun dan kain tradisional. Isyam menampilkan delapan look dalam koleksi ready-to-wear deluxe dengan warna-warna yang terinspirasi dari alam.

“Bumi Sagara itu menceritakan tentang kekayaan alam yang ada di Banyuwangi, baik dari alam buminya, daratnya, sampai ke samudra, sagaranya, lautnya, ocean gitu. Jadi menceritakan bagaimana Banyuwangi sekaya ini,” ujar Isyam dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 24 Oktober 2026. 

Ia menjelaskan, koleksi tersebut menggunakan sejumlah motif khas batik Banyuwangi, di antaranya Gajah Oling dan Gedhegan. Penggunaan wastra daerah menjadi cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui desain yang relevan dengan perkembangan modest fashion.

Menurut Isyam, desainer perlu mengikuti tren mode dunia agar karyanya dapat diterima lebih luas, tanpa menghilangkan bentuk dan nilai yang terkandung dalam kain tradisional.

“Untuk menciptakan suatu karya yang bagus, kita juga harus tetap mengikuti tren yang berlaku di dunia pada saat ini, dengan tidak mengurangi bentuk dan nilai yang ada pada kain wastra yang kita miliki,” kata Isyam.

Ia berharap perpaduan tersebut dapat memperluas penerimaan karya fesyen berbasis wastra, tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga internasional.

Apresiasi terhadap karya Isyam disampaikan Fatma Saifullah Yusuf, yang mengenakan desain Bumi Sagara dalam perhelatan tersebut. Ia mengaku bangga mengenakan karya desainer Banyuwangi dan menilai kualitas desainer Indonesia mampu bersaing dengan desainer luar negeri.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *