/data/photo/2026/10/25/6addd9b035c35.jpeg)
MALANG, KOMPAS.com – Helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026).
Luas area yang terbakar dilaporkan mencapai 15 hektare, bertambah dari sebelumnya 14 hektare.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kobaran api mulai mereda. Namun, luas lahan yang terbakar terus bertambah di tengah upaya pemadaman yang telah memasuki hari kelima.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut membantu penanganan dengan mengerahkan helikopter pengebom air atau water bombing.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga meninjau langsung penanganan kebakaran tersebut. Ia menyebutkan, operasi pemadaman melalui udara pada Minggu dilaksanakan sebanyak 30 sorti.
“Hari ini kami turunkan water bombing. Tentu tidak mudah untuk mendapatkanya karena sekian banyak daerah juga membutuhkan,” kata Khofifah, Minggu (25/10/2026).
Penggunaan water bombing bertujuan mempercepat pemadaman kebakaran di TPA Supit Urang. Khofifah menilai, penanganan perlu mendapat perhatian serius karena kebakaran terjadi di kawasan tumpukan sampah yang berisiko membahayakan petugas pemadam kebakaran dan relawan.
“Dampaknya cukup banyak dirasakan masyarakat luas. Ini juga membahayakan petugas dan relawan. Kalau sampai amblas akan membahayakan petugas dan relawan,” terangnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber