SURABAYA, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkap penyebab kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, sulit dipadamkan hingga saat ini.

Khofifah menyebut, masih ada bara di dalam tumpukan sampah. Sehingga, proses pemadaman tidak cukup hanya dilakukan dengan menyiram permukaan.

“Kalau tidak ada hujan signifikan yang membasahi, bagian atas mungkin sudah disiram, tetapi di bawah masih ada bara atau sekam. Sumber asapnya banyak sekali,” kata Khofifah, Senin (26/10/2026).

Khofifah sempat meninjau langsung proses pemadaman kebakaran TPA Supit Urang pada Minggu (25/10/2026). 

Menurutnya, petugas harus mengurai tumpukan sampah terlebih dahulu agar air bisa menjangkau ke titik panas bagian dalam. Kemudian menyiram dan mendinginkan secara berulang ke titik kepulan asap.

“Upaya pemadaman harus dilakukan dengan memperhitungkan kondisi lapangan dan risiko yang mungkin dihadapi petugas. Keselamatan personel menjadi pertimbangan utama dalam menentukan metode penanganan,” jelasnya.

Sehingga, upaya pemadaman dilakukan melalui jalur udara dengan menerjunkan helikopter PK-DBM untuk melakukan water bombing.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *