
Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Hingga pertengahan Oktober 2026, sebanyak 343 KDKMP disebut telah berdiri di Kabupaten Kediri dan diharapkan menjadi wadah pemasaran produk lokal serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat menerima kunjungan Kementerian Kelautan dan Perikanan di KDKMP Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah. Dewi hadir mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Menurut Dewi, keberadaan KDKMP berpotensi memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal. Produk yang dihasilkan masyarakat dapat dipasarkan melalui koperasi di desa masing-masing sehingga lebih mudah dijangkau konsumen.
Ia mengapresiasi keberadaan koperasi yang dinilai mulai memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemkab Kediri juga mengajak warga memanfaatkan KDKMP untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dewi mengatakan, koperasi desa dapat menjadi tempat pemasaran berbagai produk lokal. Dengan dukungan tersebut, pelaku UMKM diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk memperkenalkan dan menjual hasil usahanya kepada masyarakat.
Selain membuka akses pasar, keberadaan KDKMP diharapkan memudahkan warga memperoleh kebutuhan sehari-hari tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal.
Pemkab Kediri juga mendorong masyarakat berbelanja di koperasi yang berada di desa masing-masing. Selain lebih dekat, koperasi diharapkan mampu menyediakan barang dengan harga yang terjangkau.
“Itu bukti nyata dukungan Mas Bupati dalam rangka menyukseskan program pemerintah, terutama KDKMP yang ada di Kabupaten Kediri,” kata Dewi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber