JEMBER, KOMPAS.com – Indeks pelayanan publik Kabupaten Jember, Jawa Timur, meningkat dari 4,62 pada 2024 menjadi 4,68 pada 2025.

Di balik kenaikan tersebut, Pemkab Jember mengandalkan integrasi ratusan layanan dalam satu tempat hingga pelayanan jemput bola, untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses layanan administrasi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meninjau langsung Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember dan melihat sejumlah layanan yang tersedia di satu gedung.

“Indeks pelayanan publik Jember itu naik dari 4,62 di tahun 2024 menjadi 4,68 di tahun 2025. Ini merupakan suatu capaian yang luar biasa,” kata Rini, Senin (26/10/2026).

Menurut dia, MPP Jember telah mengintegrasikan 279 layanan dalam satu lokasi. Model tersebut dinilai dapat memangkas kebutuhan masyarakat untuk mendatangi kantor-kantor instansi berbeda ketika mengurus berbagai keperluan.

Rini mengatakan, integrasi layanan perlu disertai upaya menjaga transparansi dan integritas. Ia mengapresiasi salah satu mekanisme yang diterapkan di MPP Jember dengan penandatanganan pakta integritas oleh masyarakat sebelum mengambil nomor antrean.

Mekanisme itu jadi upaya membangun komitmen bersama antara penerima dan pemberi layanan agar proses pelayanan berlangsung transparan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *