
Ilustrasi – Garis polisi terpasang di sekitar lokasi penemuan lima jenazah dalam satu liang di Kelurahan Paoman, Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 4 September 2026. ANTARA/Fathnur Rohman
Surabaya: Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4). Peristiwa ini dipicu oleh masalah asmara dan rasa cemburu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Roy Sihombing menjelaskan, insiden bermula ketika pelaku, Dwi Bagus Martono (40), menerima telepon dari istri sahnya yang meminta untuk dijemput di stasiun.
“Motifnya emosi karena peristiwa yang melatarbelakangi pada saat itu suami punya istri sah, ada komunikasi dengan istri sah dan merasa cemburu kemudian terjadi percekcokan antara si korban dan terduga pelaku,” ujar Roy di Surabaya, Selasa, 27 Oktober 2026.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber