SURYA.co.id, SURABAYA – Pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Waduk Sutami, Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah mencapai 70 persen hingga Oktober 2026.

PLN Nusantara Power (PLN NP) menargetkan produksi listrik pertama dari pembangkit berkapasitas 133 megawatt peak (MWp) tersebut dimulai pada awal Desember 2026.

Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan PLTS Terapung Karangkates merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.

“Pembangunan PLTS Terapung Karangkates terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Saat ini, konstruksi infrastrukturnya telah mencapai 70 persen. Capaian ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengawal penyelesaian proyek dengan tetap mengutamakan keselamatan, kualitas, dan keandalan pembangkit,” kata Ruly, Rabu (28/10/2026).

Dengan kapasitas terpasang mencapai 133 MWp, PLTS Terapung Karangkates diproyeksikan menjadi pembangkit listrik tenaga surya terapung terbesar kedua di Indonesia setelah PLTS Terapung Cirata yang berkapasitas 192 MWp.

Kehadirannya sekaligus akan menempatkan Jatim sebagai salah satu wilayah penting dalam pengembangan energi surya terapung di Tanah Air.

Ruly menegaskan bahwa pengembangan PLTS Terapung Karangkates menjadi kelanjutan komitmen PLN NP dalam menghadirkan inovasi pembangkitan yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Setelah keberhasilan pengembangan PLTS Terapung Cirata, kami terus mendorong pemanfaatan potensi energi terbarukan di berbagai wilayah. PLTS Terapung Karangkates diharapkan tidak hanya menjadi pembangkit surya terapung terbesar di Jatim, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan infrastruktur energi bersih lainnya,” jelas Ruly.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *