Kabupaten Malang, blok-a.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Malang berencana mengusulkan pembangunan rumah sakit tipe C di wilayah Malang Selatan kepada Kementerian PPN/Bappenas. Fasilitas kesehatan tersebut dinilai dibutuhkan untuk memangkas waktu tempuh masyarakat yang selama ini harus menuju rumah sakit di Kepanjen, terutama saat menghadapi kondisi darurat.

Usulan itu rencananya dibawa dalam agenda kunjungan kerja Komisi IV ke Bappenas bulan depan. Dalam rencana tersebut, pemerintah pusat diharapkan menanggung pembiayaan pembangunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan Pemkab Malang menyiapkan lahan.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq mengatakan luas wilayah Kabupaten Malang menjadi salah satu pertimbangan perlunya tambahan fasilitas rumah sakit. Menurutnya, kawasan Malang Selatan masih membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat.

“Nanti Komisi IV akan mengusulkan dan Kabupaten Malang siap lahan, manakala pemerintah pusat mau melakukan pembangunan rumah sakit tersebut. Ini kan salah satunya ingin menyampaikan kepada Bappenas, kalau wilayah Kabupaten Malang ini sangat luas, sehingga butuh satu lagi rumah sakit yang ada di 3T,” kata Zia, Jumat (30/10/2026).

Ia mencontohkan, masyarakat di sejumlah wilayah Malang Selatan membutuhkan waktu cukup panjang untuk menjangkau RSUD Kanjuruhan di Kepanjen. Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri ketika pasien membutuhkan penanganan medis segera.

“Ketika ada orang yang mengalami kondisi darurat, untuk menjangkau ke Kepanjen, itu kan butuh waktu 2 jam setengah hingga 3 jam untuk bisa sampai ke Kepanjen,” jelas Zia.

Zia mengungkapkan pembangunan rumah sakit tersebut juga sejalan dengan arah program pemerintah pusat untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Apabila usulan mendapat persetujuan Bappenas, pembangunan rumah sakit ditargetkan dapat dimulai paling cepat pada tahun anggaran 2027. Zia memperkirakan kebutuhan anggaran proyek tersebut berada di kisaran Rp400 miliar hingga Rp500 miliar.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *