
damarinfo.com – Bisa jadi saat kita melintas di depan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bojonegoro kita seperti tidak melihat banyak aktifitas, atau bahkan masih ada yang belum beroperasi.
Namun ternyata dari Data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (SIMKOPDES) sudah banyak KDMP yang beroperasi. Dari laman resmi milik Kementerian Koperasi ini mencatat nilai transaksi KDMP di Bojonegoro mencapai Rp4,8 miliar pada 2026. Capaian tersebut menempatkan Bojonegoro di peringkat kesembilan dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Posisi tersebut menempatkan Bojonegoro dalam jajaran 10 daerah dengan nilai transaksi KDMP tertinggi di Jawa Timur. Namun, besarnya nilai transaksi belum cukup untuk menggambarkan kondisi usaha dan kesehatan koperasi secara menyeluruh.
Secara keseluruhan, Jawa Timur memiliki 8.494 KDMP yang tercatat dalam SIMKOPDES. Dari jumlah itu, sebanyak 8.001 koperasi telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), atau sekitar 94,20 persen.
Seluruh koperasi tersebut tercatat memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Selain itu, sebanyak 6.380 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk tahun buku 2025. Angka ini setara dengan 75,11 persen dari total koperasi.
Sementara itu, nilai transaksi KDMP di Jawa Timur sepanjang 2026 dalam data SIMKOPDES mencapai sekitar Rp129,26 miliar. Angka tersebut menggambarkan akumulasi transaksi yang tercatat hingga pembaruan data, bukan nilai transaksi satu tahun penuh.
Dari sisi nilai transaksi, Kabupaten Nganjuk memimpin dengan sekitar Rp22,86 miliar. Berikutnya, Tuban mencatat Rp11,69 miliar dan Sidoarjo sekitar Rp10,88 miliar.
Berikut daftar 10 kabupaten/kota dengan nilai transaksi KDMP tertinggi di Jawa Timur per 29 Oktober 2026.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber