Festival yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri dan sejumlah pemangku kepentingan itu berlangsung pada 24-25 Oktober 2026 di halaman Balai Kota Kediri dan sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

Mengusung tema Transforming Creativity into Digital Economic Value, Kediri FinFest 2026 menjadi bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026. Kegiatan ini mempertemukan masyarakat, industri jasa keuangan, dan pelaku ekonomi kreatif melalui edukasi keuangan, pameran produk, serta berbagai kegiatan kreatif.

Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri mengatakan, perluasan akses keuangan harus disertai peningkatan literasi agar masyarakat mampu menggunakan produk dan layanan keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan keuangan, tetapi juga memahami manfaat, biaya, dan risikonya, serta mampu memanfaatkannya secara bijak sesuai kebutuhan,” ujar Ismirani dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Menurutnya, pemahaman keuangan dan pemanfaatan teknologi digital juga penting bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar dapat mengembangkan usaha secara sehat dan berkelanjutan.

Jika dijumlahkan, kedua kategori transaksi tersebut mencapai Rp7,495 miliar atau sekitar Rp7,49 miliar.

OJK Kediri menyebut capaian itu mencerminkan kontribusi festival dalam mempertemukan masyarakat dengan industri jasa keuangan sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Melalui pameran lembaga jasa keuangan dan UMKM, masyarakat dapat mengenal beragam produk serta layanan keuangan formal. Di sisi lain, pelaku usaha memperoleh kesempatan memperluas promosi, menjangkau konsumen, dan meningkatkan aktivitas penjualan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *