SURYA.co.id, BANYUWANGI – Aset wakaf di Banyuwangi didorong tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan ibadah, tetapi juga dikembangkan menjadi sumber pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menilai potensi wakaf cukup besar untuk mendukung pembangunan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mujiono saat menghadiri pengukuhan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Banyuwangi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (30/10/2026).

“Wakaf memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada SURYA.co.id,

Menurut Mujiono, aset wakaf harus dikelola secara terencana agar tidak sekadar dipertahankan keberadaannya, tetapi juga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan aset wakaf tidak hanya terjaga, tetapi juga bisa dikelola secara produktif sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat,” kata Mujiono.

Selama ini, wakaf kerap identik dengan tanah atau bangunan untuk masjid, musala, dan fasilitas ibadah lainnya.

Padahal, menurutnya, pemanfaatan wakaf dapat dikembangkan untuk berbagai sektor yang memberikan dampak sosial lebih luas.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *