
Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 743 atlet dari 13 provinsi di Indonesia meramaikan Wushu Championship Nasional Piala Gubernur Jawa Timur dan Piala Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang 2026.
Kejuaraan olahraga bela diri ini berlangsung di Gelora Abi As’ad Unipdu Jombang pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.
Rektor Unipdu Jombang, Dr. dr. H.M. Zulfikar As’ad, M.MR atau Gus Ufik, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi wadah pembinaan, pengembangan prestasi, serta peningkatan kualitas atlet Wushu di Indonesia.
“Ini merupakan ajang kompetisi olahraga bela diri Wushu yang diselenggarakan sebagai wadah pembinaan, pengembangan prestasi, serta peningkatan kualitas atlet Wushu di Indonesia,” ujar Gus Ufik, Minggu (1/11/2026).
Gus Ufik yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Wushu Kabupaten Jombang menjelaskan, kejuaraan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga Wushu. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, sasana atau klub, hingga pondok pesantren.
Mengusung semangat sportivitas, persaudaraan, dan prestasi, Wushu Championship Nasional 2026 di Jombang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari atlet usia dini hingga veteran. Para peserta berasal dari kalangan pelajar, santri, mahasiswa, dan masyarakat umum.
“Penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara dan medali, tetapi juga menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet, penjaringan bibit unggul, serta penguatan ekosistem olahraga Wushu nasional,” ujarnya.
Berdasarkan data penyelenggara, dari total 743 atlet yang berpartisipasi, sebanyak 420 atlet atau 56,5 persen berasal dari Jawa Timur. Sementara itu, 323 atlet atau 43,5 persen lainnya berasal dari luar Jawa Timur, termasuk peserta dari 17 pondok pesantren.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber