:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/PRESTASI-Marifa-Nur-Hafiza-atlet-paralayang.jpg)
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – Atlet paralayang Kabupaten Kediri, Ma’rifa Nur Hafiza, berhasil meraih medali perak dalam Kejuaraan Paralayang Liga Jawa Timur (Jatim) Seri 4 Bupati Ponorogo Open 2026.
Prestasi atlet asal SMKN 3 Kediri tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kediri. Capaian ini sekaligus menunjukkan potensi atlet muda daerah dalam bersaing di cabang olahraga dirgantara.
Kejuaraan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Ponorogo Aero Fest 2026 yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Bukit Plered, Desa Biting, Kabupaten Ponorogo.
Kompetisi ini diikuti atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Mereka bersaing sekaligus menguji kemampuan dalam olahraga paralayang yang membutuhkan keterampilan teknis, konsentrasi, dan kemampuan membaca kondisi alam.
Manajer Tim Paralayang Kabupaten Kediri, Supingi, mengatakan kontingen Kediri memberangkatkan lima atlet untuk mengikuti kejuaraan tersebut.
Menurutnya, persaingan berlangsung cukup menantang. Selain membutuhkan keterampilan dan keberanian, olahraga paralayang juga sangat dipengaruhi kondisi alam, terutama arah dan kecepatan angin di lokasi penerbangan.
“Intinya pemanasan, konsentrasi dan fokus,” jelasnya saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026) sore pukul 17.00 WIB.
Supingi menjelaskan, perubahan kondisi angin menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi atlet selama pertandingan. Situasi tersebut menuntut mereka mampu membaca kondisi alam dan mengambil keputusan dengan tepat saat melakukan penerbangan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber