
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) bakal merombak susunan direksi dan komisaris usai sahamnya dicaplok pengusaha batu bara Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
Rencana perombakan jajaran direksi dan komisaris terungkap dalam surat pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
“Direksi PT Bayan Resources Tbk berkedudukan di Jakarta Selatan dengan ini mengundang para pemegang saham perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan Senin/23 November 2026,” tulis manajemen Bayan dalam keterbukaan informasi, Jumat lalu (30/10).
Manajemen juga mengungkap ada dua mata acara. Pertama, persetujuan atas perubahan susunan anggota direksi perseroan. Kedua, persetujuan atas perubahan susunan anggota dewan komisaris perseroan.
Haji Isam mencaplok 10 miliar lembar saham Bayan Resources. Hal itu disampaikan perusahaan dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/9)malam.
Manajemen Bayan mengumumkan Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama memborong 10 miliar saham dengan kode emiten BYAN tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, manajemen Bayan menjelaskan aksi korporasi pengalihan saham pengendali itu dilakukan dengan menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement) pada Rabu (16/9).
Penandatangan itu dilakukan oleh pendiri perusahaan Low Tuck Kwong bersama anaknya Elaine Low yang meliputi rencana pengalihan sebanyak 10.000.000.500 saham biasa Bayan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber