Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, menangani kejadian banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah kecamatan di daerah setempat pada Senin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Kabupaten Malang, Senin, mengatakan kejadian banjir dan tanah longsor dipicu adanya hujan berintensitas sedang hingga deras yang terjadi secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Malang sejak Senin dini hari.

“Sehingga menyebabkan terjadinya tanah longsor di beberapa titik wilayah mulai dari Kecamatan Dampit, Ampelgading, Tirtoyudo, dan Bantur, serta adanya kenaikan debit air di wilayah Sumbermanjing Wetan. Setiap kejadian terus dilakukan upaya penanganan,” ucapnya.

Penanganan kejadian melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, mulai TNI hingga masyarakat di setiap daerah terdampak.

Berdasarkan data dari BPBD Malang, kejadian banjir dan tanah longsor melanda Desa Klepu di Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang menyebabkan akses penghubung Desa Dampit ke lokasi terdampak, khususnya jalan poros Gunung Gatel terputus.

Kemudian di Kecamatan Ampelgading, terdapat kejadian tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Tirtomoyo dan menyebabkan akses jalur provinsi tertutup material longsoran.

“Desa Lebakharjo dilanda banjir karena debit air Sungai Kedung Ondo meningkat sejak kemarin (31 Oktober 2026) sore,” ujarnya.

Kendati demikian jalur dari arah Desa Lebakharjo melalui wilayah Sonowangi sudah bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat, meskipun proses pembersihan lokasi dari sisa material masih terus berjalan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *