Istri sah DBM mengaku mengetahui mesin pencacah dibeli dan dibawa ke rumah, tetapi tidak memahami tujuan maupun cara penggunaannya.

Ia juga mengetahui pembangunan cerobong belakang rumah yang disebut untuk membakar sampah, serta menganggap aktivitas pembakaran suaminya sebagai rutinitas.

Madiun, IDN Times – Perempuan berinisial MA, istri sah Dwi Bagus Martono (DBM) alias Tono, tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), di Madiun, Jawa Timur, akhirnya muncul ke publik. Ia mengungkapkan pengetahuannya mengenai sejumlah benda di bagian belakang rumah. Mulai dari mesin pencacah hingga cerobong yang dibangun di area tersebut.

Dalam keterangannya kepada awak media, Senin (2/11/2026), perempuan tersebut mengaku mengetahui keberadaan mesin pencacah yang dibeli suaminya. Namun, dia menegaskan tidak mengetahui tujuan pembelian maupun fungsi alat tersebut.

Dia menceritakan, saat mesin pencacah tiba di rumah, ada dua orang teman suaminya yang membantu menurunkan alat tersebut. Meski mengetahui kedatangannya, dia mengaku tidak pernah menanyakan lebih jauh mengenai mesin itu. “Saya tahu mesin pencacah itu datang, ada dua temannya yang membantu menurunkan. Tapi saya juga tidak tanya itu untuk apa, bagaimana penggunaannya,” ungkapnya.

Bahkan, ketika mesin pencacah tersebut dibawa keluar rumah, dirinya sempat membukakan pintu untuk orang yang dimintai bantuan mengangkut alat tersebut. Dia juga sempat menawarkan kopi kepada orang yang berada di lokasi.

Setelah itu, dia kembali masuk ke dalam rumah dan tidak mengikuti proses pengangkutan mesin tersebut. “Jadi kalau pertanyaannya apakah saya mengetahui mesin pencacah itu ada? Iya, saya mengetahui, tapi saya tidak tahu apa penggunaannya dan untuk apa,” jelasnya.

Selain mesin pencacah, MA juga mengaku mengetahui pembangunan cerobong di bagian belakang rumah. Dia mengetahui pekerjaan tersebut karena melihat tukang datang dan mengenal orang yang mengerjakannya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *