
Alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan material lumur yang menutup jalan. (Foto: BPBD Kab Malang)
Bicarasurabaya.com – Bencana banjir dan tanah longsor menerjang enam kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hujan deras yang mengguyur sejak pagi memicu sejumlah kerusakan, mulai dari jembatan ambrol hingga akses jalan penghubung antardesa terputus.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, enam kecamatan terdampak meliputi Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Bantur, Tirtoyudo, Dampit, dan Pagelaran.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan banjir dan tanah longsor terjadi di sejumlah desa di wilayah tersebut.
Di Kecamatan Ampelgading, bencana menerjang Desa Tirtomoyo dan Lebakharjo. Sementara di Kecamatan Bantur, tanah longsor terjadi di Desa Sumberbening, Pringgodani, dan Rejosari.
Longsor juga melanda Desa Watusuko dan Polaman di Kecamatan Dampit. Adapun di Kecamatan Pagelaran, banjir luapan terjadi di Desa Kademangan.
“Untuk Kecamatan Sumbermanjing Wetan terjadi banjir dan tanah longsor di Desa Klepu, sedangkan tanah longsor terjadi di Kecamatan Tirtoyudo,” kata Sadono saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).
Dampak bencana tidak hanya merusak permukiman dan infrastruktur, tetapi juga mengganggu akses transportasi warga. Sejumlah jembatan mengalami kerusakan, sedangkan beberapa ruas jalan tertutup material longsor.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber