Katamereka.co.id: Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara memboyong jajaran kepala dinas melawat ke Kota Malang, Jawa Timur. Langkah strategis ini diambil untuk membedah formula tata kelola kota, mulai dari modernisasi fasilitas medis hingga perencanaan kawasan waterfront city demi menggenjot pembangunan daerah di Kalimantan Tengah.

Kunjungan kerja yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin. S.T M.T., dengan didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan A.Md serta jajaran pimpinan dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rombongan dari Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini diterima langsung oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat.,M.M dan jajaran di ruang sidang Balaikota Malang, Senin (02/11/2026).

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat.,M.M bertukar cindera mata dengan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin.S.T.,M.T.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin menegaskan, langkah komparasi ini sangat vital mengingat Pemkab Barito Utara tengah mengejar target penyelesaian 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas pembangunan. Kota Malang dipilih sebagai percontohan utama karena dinilai sukses mengintegrasikan pelayanan publik skala besar sebagai salah satu metropolitan di Jawa Timur.

“Prioritas utama kunjungan ini tertuju pada pembenahan manajemen rumah sakit dan standar fasilitas kesehatan. Namun, peninjauan lapangan juga mencakup eksplorasi lintas sektor secara komprehensif,” terang Shalahuddin.

Pemkab Barito Utara membidik skema penataan infrastruktur tata kota, pengelolaan sektor pendidikan, hingga adopsi teknologi jaringan air bersih milik Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang mampu menyediakan titik air siap minum bagi masyarakat.

Tak hanya itu, penataan kawasan juga menjadi sorotan penting. Shalahuddin berencana mengamati strategi penanganan kawasan permukiman kumuh di bantaran sungai Malang untuk diadopsi menjadi konsep waterfront city di Barito Utara. Pendekatan ini dipadukan dengan studi penataan ruang publik bernilai ekonomi tinggi, seperti keberhasilan adopsi konsep kawasan wisata heritage Kayutangan di Malang.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *