
Persija Jakarta menjadi tim, yang menguasai puncak klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Macan Kemayoran ditempel ketat Dewa United Banten FC, yang hanya terpaut satu poin.
Madura United berada di posisi lima dengan mengemas 16 poin. Jumlah poin tersebut setara dengan milik Bali United FC dan Persib Bandung, tapi Laskar Sape Kerrab kalah produktivitas gol dengan hanya mencetak 13 gol dan kebobolan 10 kali.
Namun hingga melalui delapan pertandingan di Super League musim ini, Madura United mempunyai catatan apik. Klub dengan kostum loreng merah putih ini menjadi tim, yang sulit dijebak offside.
Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha dkk baru empat kali masuk perangkap offside. Jumlah tersebut terendah daripada 17 kontestan Super League 2026/2027 lainnya. Sedangkan Java United menjadi yang terbanyak dengan total 18 kali.
Pencapaian tersebut cukup gemilang. Madura United beberapa kali bisa lolos jebakan offside hingga sering mendapatkan peluang satu lawan satu dengan kiper lawan, bahkan sejumlah peluang tersebut bisa berbuah gol seperti Dimitar Mitkov ke gawang Persijap Jepara dan Danilo Santacruz ke PSS Sleman.
Pelatih Madura United, Jose Gomes mengatakan, pencapaian tersebut merupakan bagian dari pemain dapat jalankan game plan sesuai rencana dari hasil kerja keras dalam latihan.
Pelatih asal Portugal ini berharap Madura United bisa konsisten menjalankan game plan dengan baik dan mendapatkan hasil positif setiap pertandingan. ***
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber