Kota Malang, blok-a.com – Wilayah Malang mulai memasuki masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan atau pancaroba. Kondisi tersebut membuat cuaca berpotensi berubah secara mendadak dalam beberapa hari ke depan.

Sebelumnya, hujan mengguyur sejumlah wilayah Malang pada Senin (2/11/2026). Namun, kondisi cuaca pada Selasa (3/11/2026) terpantau berbeda dengan hari sebelumnya.

Prakirawan BMKG Karangploso Malang, Linda Fitrotul, menjelaskan masyarakat tidak perlu terburu-buru menyimpulkan musim hujan sudah tiba hanya karena hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah.

“Hujan yang terjadi belakangan ini dipengaruhi oleh aktivitas gelombang atmosfer MJO dan Rossby yang melintasi wilayah Indonesia,” ujar Linda dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026) berdasarkan rilis resmi BMKG.

Dia menjelaskan, aktivitas gelombang atmosfer tersebut dapat memicu pertumbuhan awan hujan hingga meningkatkan potensi cuaca ekstrem.

“Gelombang Atmosfer ini bisa menyebabkan awan hujan bahkan potensi cuaca ekstrem,” jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga turut memengaruhi potensi hujan.

“Ditambah lagi, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) turut mengoptimalkan potensi hujan dari bibit awan yang tersedia,” lanjutnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *