
Tuban (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban kembali menggelar agenda literasi Goes to Campus di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Senori, Kabupaten Tuban, Rabu (4/11/2026). Kegiatan bertema “Mahasiswa Pelopor Informasi Sehat” ini diikuti oleh sebanyak 120 mahasiswa-mahasiswi kampus setempat.
Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, menjelaskan bahwa program Goes to Campus merupakan agenda edukasi rutin yang dilaksanakan secara bergiliran dari satu perguruan tinggi ke perguruan tinggi lainnya di Kabupaten Tuban. Tujuannya adalah meningkatkan literasi media dan digital agar kalangan akademisi makin kritis dalam menyaring arus informasi.
“Tugas wartawan tidak sebatas melakukan peliputan dan menyampaikan berita. Insan pers memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi generasi muda agar kian bijak menerima serta menyebarkan informasi di ruang publik,” ujar Suwandi, Rabu (4/11/2026).
Suwandi menambahkan, pesatnya arus digitalisasi sering membuat masyarakat tergesa-gesa membagikan konten tanpa verifikasi awal. Oleh karena itu, mahasiswa STAI Senori diharapkan membiasakan tradisi cek dan ricek agar tidak terjebak dalam peredaran berita bohong (hoaks).
Guna memperluas wawasan peserta, PWI Tuban menghadirkan jajaran narasumber lintas instansi yang membawakan beragam materi strategis, mulai dari Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), pencegahan narkoba, industri hulu migas dan ketahanan energi, hingga keselamatan kerja dan program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
“Dunia jurnalistik bukan sekadar aktivitas menulis, melainkan ada etika yang harus dijunjung tinggi. Kami berharap kegiatan edukasi seperti ini bisa terus menjangkau berbagai kampus dan lembaga pendidikan di Tuban,” kata pria yang akrab disapa Gus Muiz tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Gus Muiz memaparkan tren positif perkembangan STAI Senori. Pada 2025 lalu, kampus swasta ini berhasil menjaring 135 mahasiswa baru dan melonjak menjadi sekitar 180 hingga 200 mahasiswa baru pada 2026.
“Tahun lalu kami bahkan meraih penghargaan sebagai ma’had kampus swasta dengan mahasiswa baru terbanyak. Kami berharap pertumbuhan ini terus dibarengi dengan penguatan budaya akademik dan etika,” ungkapnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber