
Proses pemeliharaan dan penggantian pompa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kota Malang, Jawa Timur/Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang
Malang: Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Jawa Timur, menjadwalkan pemeliharaan dan penggantian pompa secara bertahap di 13 titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Pekerjaan yang berlangsung mulai November 2026 hingga Januari 2027 tersebut berpotensi mengganggu pasokan air bersih kepada pelanggan.
Pemeliharaan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kerusakan pompa yang telah beroperasi lebih dari 10 tahun. Setiap titik SPAM membutuhkan waktu sekitar 29 jam untuk menyelesaikan rangkaian pekerjaan, mulai dari pengangkatan pompa lama, stabilisasi sumur, perawatan lubang sumur (borehole), pemasangan kembali, hingga pengujian operasional.
“Kami memilih melakukan maintenance preventif sebelum terjadi kerusakan. Dengan jadwal yang terencana, masyarakat memiliki waktu untuk mempersiapkan kebutuhan airnya,” ujar Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, Rabu, 4 November 2026.
Pasokan air juga tidak langsung kembali normal setelah pompa dioperasikan. Jaringan pipa yang sempat kosong harus melalui proses flushing atau pembuangan udara yang terjebak di dalam pipa. Pengisian jaringan hingga wilayah paling ujung membutuhkan waktu tambahan sedikitnya lima jam.
Kondisi tersebut membuat pelanggan yang tinggal di wilayah dengan elevasi lebih tinggi berpotensi menerima aliran air lebih lambat dibandingkan wilayah lainnya.
Untuk mengantisipasi dampak pemeliharaan, manajemen Tugu Tirta menyiapkan lima langkah mitigasi. Upaya tersebut meliputi sosialisasi langsung kepada pelanggan, pembentukan grup komunikasi bersama ketua rukun warga (RW), rekayasa jaringan distribusi, pelaksanaan pekerjaan sesuai jadwal, serta penyediaan armada tangki air gratis.
Pelanggan diimbau menampung air untuk memenuhi kebutuhan selama proses pemeliharaan berlangsung. Warga yang membutuhkan pasokan darurat dapat menghubungi layanan tangki air melalui WhatsApp di nomor 0811-3550-800. Sementara itu, pengaduan dapat disampaikan melalui layanan TANIA di nomor 0811-7550-800.

(Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi SPAM Pascabencana Paket 2. Foto: dok WIKA)
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber