
Pasuruan (beritajatim.com) – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dilaporkan tenggelam saat bermain di sekitar aliran Sungai Welang, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/11/2026) sore. Setelah proses pencarian sengit selama kurang lebih tiga jam oleh tim gabungan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Insiden insiden laka air ini pertama kali dilaporkan terjadi pada pukul 16.30 WIB ketika korban bernama Fahri (7), warga RT 03 RW 01 Kradenan, dilaporkan hilang tenggelam di lokasi dengan kedalaman sungai mencapai 4 meter. Tim gabungan yang diterjunkan berhasil menemukan jasad korban pada pukul 18.30 WIB usai tersangkut jala warga.
“Iya benar, korban atas nama Fahri usia 7 tahun ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 18.30 WIB setelah pencarian hampir dua jam dari waktu kejadian awal pukul 16.30 WIB. Jasad korban langsung dievakuasi ke RS Medika Kraton,” kata Kalaksa BPBD Kota Pasuruan, Iwan, Kamis (05/11/2026).
Iwan menerangkan bahwa sebelum insiden nahas itu terjadi, korban bersama dua temannya, yakni Fahmi (RT 03 RW 01) dan Ibra (RT 01 RW 06), baru saja selesai mengikuti kegiatan mengaji. Ketiga anak tersebut kemudian sempat bermain mencari buah sebelum akhirnya beranjak ke tepi Sungai Welang untuk mandi.
Berdasarkan keterangan saksi, salah satu korban selamat bernama Ibra kembali ke rumah dalam kondisi basah kuyub hingga memicu kepanikan keluarga. Saksi di lokasi bernama Efendi bersama seorang penggembala kambing, Saiful, sempat berupaya melakukan pertolongan awal begitu mendapat informasi adanya anak terseret arus.
“Dua korban lainnya beruntung selamat, di mana Fahmi saat ini masih menjalani perawatan medis intensif di UGD RS Medika Kraton, sedangkan Ibra sudah berada di rumah bersama keluarganya,” terang Kalaksa BPBD Kota Pasuruan, Iwan.
Guna melakukan penilaian (assessment) serta pencarian intensif di titik koordinat -7.6343960, 112.8767080, tim gabungan diterjunkan secara masif ke lokasi kejadian. Unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini meliputi BPBD Kota Pasuruan, Tim TRC Pusdalops, TNI, Polri, relawan, serta warga sekitar.
Jasad korban Fahri berhasil dievakuasi setelah warga menyeret jala di sekitar titik awal korban tenggelam. Pihak BPBD mengimbau para orang tua agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di dekat aliran sungai, terutama menjelang malam hari.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber