
KOMPAS.com – Sebanyak 9.641 calon jemaah haji dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur akan dilayani Bandara Internasional Dhoho Kediri pada penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Wilayah layanan Embarkasi Dhoho mencakup sejumlah daerah di Jawa Timur bagian selatan hingga kawasan Madiun dan Bojonegoro.
Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jawa Timur, resmi ditetapkan sebagai bandara embarkasi dan debarkasi haji reguler untuk musim haji 2027.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 2026 tentang Embarkasi dan Debarkasi Haji Reguler Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi yang ditetapkan di Jakarta pada 21 Oktober 2026.
Selain menetapkan Bandara Dhoho sebagai lokasi keberangkatan dan kepulangan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) juga menunjuk Wisma Surya Kediri sebagai tempat transit calon jemaah dari wilayah layanan Embarkasi Dhoho.
Sebanyak 9.641 calon jemaah yang masuk wilayah layanan Embarkasi Dhoho berasal dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur. Daerah tersebut terdiri dari 12 kabupaten dan tiga kota.
1. Kabupaten Blitar
2. Kabupaten Bojonegoro
3. Kabupaten Jombang
4. Kabupaten Kediri
5. Kabupaten Madiun
6. Kabupaten Magetan
7. Kabupaten Nganjuk
8. Kabupaten Ngawi
9. Kabupaten Pacitan
10. Kabupaten Ponorogo
11. Kabupaten Trenggalek
12. Kabupaten Tulungagung
13. Kota Blitar
14. Kota Kediri
15. Kota Madiun
Dengan penetapan tersebut, calon jemaah dari 15 daerah itu akan mendapatkan layanan keberangkatan dan kepulangan melalui Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber