
Setidaknya lebih dari 40 paus pilot telah mati setelah terdampar massal di Pesisir Ngawi, dekat Cape Pallliser di ujung selatan North Island, Selandia Baru pekan ini.
Sebelumnya, diberitakan CNN, pada Kamis (5/11) pagi waktu setempat sekelompok paus pilot itu ditemukan terdampar di Pantai Ngawi itu. Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC) menyatakan paus-paus itu ditemukan sekitar pukul 08.00 pagi kala itu.
Organisasi lingkungan yang beroperasi di Selandia Baru, Project Jonah, menyatakan mulanya dilaporkan setidaknya ada 20 paus yang terdampar, di mana empat di antaranya masih hidup.
Project Jonah menyatakan mereka bekerja sama dengan DOC dan kelompok suku Maori setempat atau iwi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta mempersiapkan paus-paus yang masih hidup untuk kembali ke laut saat air pasang.
Namun, dalam pembaruan pada Jumat sore waktu setempat, DOC mengatakan total 43 paus ditemukan di pantai Ngawi hingga Mangatoetoe itu pada akhirnya mati semua.
“Sayangnya tidak ada satu pun yang diyakini selamat,” demikian pernyataan dalam rilis di akunresmi Facebook lembaga tersebut, dikutip Sabtu (7/11).
Selanjutnya, DOC mengatakan bekerja sama dengan penduduk lokal atau iwiuntuk mempersiapkan ‘harta warisan yang sangat berharga’ atautaonga itu.
“Ini adalah peristiwa yang sulit dan menyedihkan bagi mereka yang terlibat dalam penanggulangan,” demikian pernyataan Project Jonah.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber