
Mojokerto, blok-a.com – Menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem pada musim penghujan 2026, Polres Mojokerto meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana penanggulangan bencana. Wilayah dataran tinggi seperti Kecamatan Pacet dan Trawas menjadi perhatian khusus karena memiliki potensi bencana tanah longsor.
Apel dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., serta dihadiri Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Octavian, Wakil Ketua DPRD H. Arif Winarko, pejabat utama Polres Mojokerto, dan para Kapolsek jajaran.
Sejumlah instansi turut terlibat, di antaranya perwakilan Kodim 0815/Mojokerto, Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DPRKP2, Perhutani KPH Pasuruan, serta relawan PMI Kabupaten Mojokerto.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan kesiapan personel dan kelayakan berbagai peralatan penanggulangan bencana. Mulai kendaraan dinas, perahu karet, perlengkapan evakuasi, hingga sarana pendukung lainnya dipastikan dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Dalam amanatnya, Kapolres Mojokerto mengungkapkan bahwa potensi bencana alam harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Berdasarkan data yang disampaikan, sepanjang 2026 tercatat sebanyak 672 kejadian bencana alam di Jawa Timur. Bencana tersebut mengakibatkan 28 orang meninggal dunia, 55 orang luka-luka, serta kerugian material mencapai Rp7,552 miliar.
“Data ini harus menjadi alarm bagi kita semua. 672 kejadian, 28 meninggal dunia, kerugian Rp7,5 miliar. Kita tidak boleh menganggap enteng bencana. Satu nyawa pun sangat berharga bagi kita,” tegas AKBP Raden Erik.
Ia juga mengingatkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai musim hujan 2026–2027 yang diperkirakan datang lebih lambat, tetapi berpotensi disertai peningkatan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Timur.
Bahkan, wilayah hukum Polres Mojokerto telah memasuki masa pancaroba sejak akhir Oktober 2026. Kondisi tersebut ditandai dengan hujan ringan hingga hujan disertai petir.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber