
Madiun (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan keandalan perlintasan sebidang di wilayah kerja guna menghadapi tingginya kebutuhan transportasi massal untuk mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun 2026.
“Program peningkatan keandalan perlintasan sebidang terus menunjukkan progres positif dan diharapkan dapat selesai menjelang masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027,” ujar Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari dalam keterangannya di Madiun, Jawa Timur, Minggu.
Menurut dia, peningkatan keandalan perlintasan sebidang tersebut salah satunya diwujudkan melalui perbaikan geometri di sejumlah perlintasan sejak Oktober 2026. Di antaranya di perlintasan wilayah Nganjuk, Kediri, Tulungagung dan yang terbaru pada hari ini di Jombang.
Adapun pemeliharaan berkala seperti perbaikan geometri tersebut dilakukan guna memastikan kondisi jalur kereta api tetap optimal dan memenuhi standar keselamatan operasional, utamanya menjelang libur akhir tahun 2026.
“Perawatan dan peningkatan kualitas prasarana merupakan komitmen utama KAI dalam menjaga keselamatan operasional perjalanan kereta api. Setelah fokus perbaikan geometri di wilayah Kabupaten Kediri dan Tulungagung, kali ini tim kami melanjutkan perbaikan geometri di wilayah Kabupaten Jombang,” katanya.
Sesuai jadwal, perbaikan geometri di wilayah Kabupaten Jombang berlangsung pada Minggu (8/11) dinihari, di JPL No. 59 Jalan Raya Sumobito, Desa Sumobito Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang pukul 00.01 WIB hingga 05.00 WIB.
Tohari menegaskan bahwa pemeliharaan geometri tersebut merupakan komitmen berkelanjutan PT KAI untuk menjaga keandalan prasarana demi menjamin keselamatan, kelancaran dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber