Blitar (ANTARA) – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan ajang Soekarno Run yang digelar di Blitar, Jawa Timur, bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan telah menjadi bagian dari kultur dan tradisi kepartaian dalam menggembleng mentalitas dan spirit berdikari generasi muda.

Hasto menyatakan PDIP mengajak pemuda menumbuhkan rasa percaya diri melalui lari, termasuk ingin menguatkan berani berpikir merdeka serta memiliki keteguhan sikap dalam mengabdi ke bangsa dan negara.

“Soekarno Run ini menggelorakan semangat anak muda untuk berani berlari di atas kaki sendiri, menggelorakan semangat bagaimana kita harus berdikari,” kata Hasto di Blitar, Minggu.

Menurut Hasto, generasi muda masa kini dituntut untuk adaptif, kreatif, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (sport science) dalam berbagai lini kehidupan.

Olahraga, lanjutnya, mengajarkan metodologi dan disiplin berbasis sains guna meraih pencapaian target yang optimal.

“Oleh karena itulah Soekarno Run itu menjadi suatu bagian dari kultur PDI Perjuangan agar anak-anak muda percaya diri, berpikir merdeka, dan juga punya keberanian di dalam mengabdi kepada bangsa dan negaranya, menghadapi tantangan apa pun,” ujarnya.

Hasto menuturkan semangat olahraga ini diharapkan mampu menginjeksi idealisme kebangsaan yang kuat kepada para generasi penerus agar senantiasa meneladani api perjuangan para perintis kemerdekaan.

“Anak-anak muda harus digerakkan oleh suatu idealisme bagi bangsa dan negara dan meneladani suatu perjuangan dari para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno,” tuturnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *