Kediri (ANTARA) – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengapresiasi seniman maupun kreator lokal dari kota ini yang mampu menembus film layar, sebab turut serta membawa nama kota. 

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Sabtu mengatakan keterlibatan kreator lokal di antaranya asal Kediri, Woko Channel dalam produksi film layar lebar menjadi contoh bahwa kreator daerah memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi dalam industri perfilman.

“Saya berharap perjalanan dari kreator Woko Channel ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya yang ada di Kota Kediri,” katanya di Kediri. 

Wali Kota yang juga turut hadir dalam pemutaran film layar lebar “Piye To Kih?” di bioskop wilayah Kota Kediri tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui keterlibatan talenta lokal.

Wali Kota mengatakan film tersebut menyuguhkan perpaduan unsur horor dan komedi dengan cerita kehidupan sehari-hari yang menggunakan bahasa Jawa. Selain menghibur, film itu juga menyampaikan pesan moral kepada penonton.

“Jarang sekali ada film yang menceritakan kehidupan sehari-hari dengan bahasa Jawa. Kreatif banget sih,” ujarnya seusai menyaksikan film tersebut.

Sementara itu, Sutradara film “Piye To Kih?” Ito Mavin mengatakan Kota Kediri memiliki arti khusus dalam perjalanan produksi film tersebut karena ide awal ceritanya lahir di daerah itu.

Ia juga menilai Kediri memiliki potensi talenta kreatif, salah satunya para kreator dari Woko Channel yang turut terlibat dalam film tersebut.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *