
Kediri (ANTARA) – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha meminta lulusan Institut Teknologi Al Mahrusiyah (ITAMA) Kediri, Jawa Timur, terus meningkatkan kemampuan dan berinovasi mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan, adab, dan akhlak.
Wawali mengatakan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kemauan untuk terus belajar menjadi bekal penting bagi lulusan dalam menghadapi perubahan zaman. Namun, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan integritas dan kepedulian sosial.
“Semaju apa pun teknologi, jangan sampai kita kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, adab, dan akhlak yang selama ini menjadi bagian dari pendidikan di Al Mahrusiyah,” katanya saat menghadiri Wisuda ke-1 Institut Teknologi Al Mahrusiyah Kediri di Aula K.H. Imam Yahya Mahrus, Kota Kediri, Selasa.
Ia berharap para lulusan tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat, membuka peluang usaha, serta membantu sesama.
“Jangan pernah takut menghadapi proses setelah wisuda. Karena tidak semua orang memiliki jalan dan waktu keberhasilan yang sama. Teruslah belajar, berani mencoba, dan jangan pernah kehilangan semangat untuk memberikan manfaat,” ujarnya.
Qowimuddin juga menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan angkatan pertama ITAMA serta mengapresiasi peran orang tua yang mendukung perjalanan pendidikan mereka hingga menyelesaikan studi.
“Di balik keberhasilan anak-anak kita pada hari ini tentu ada doa, kerja keras, dan juga pengorbanan,” katanya.
Ia berharap kehadiran ITAMA dapat memperkuat kualitas pendidikan di Kota Kediri sekaligus melahirkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan teknologi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber