
Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita ekonomi kemarin, Senin (19/10), masih menarik untuk dibaca pagi ini, mulai dari isu keamanan stok BBM di tengah gejolak keamanan global, hingga soal dimulainya program pelindungan pesisir pantau utara (Pantura) Jawa.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman di tengah ketidakpastian global.
“Saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita untuk pertalite itu 16 sampai 18 hari. Untuk yang RON 92, RON 95, RON 98 itu di atas 20 hari semua. Termasuk solar kita semua di atas 20 hari,” kata Bahlil dalam pernyataan pers, usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10)
Pemerintah mendorong percepatan penandatanganan dan ratifikasi Perjanjian Kemitraan Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) agar segera berlaku mulai awal 2027.
Sebab, implementasi IEU-CEPA nantinya dapat membuka peluang pasar Eropa yang lebih luas bagi produk Indonesia.
“Penting untuk menjaga momentum positif penyelesaian IEU-CEPA melalui penguatan koordinasi dan diplomasi dengan institusi UE. Percepatan penandatanganan juga perlu diikuti dengan persiapan ratifikasi dan implementasi agar manfaat perjanjian dapat segera dirasakan oleh pelaku usaha kedua pihak,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/10).
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyatakan, Danantara berencana menambah kepemilikan saham pada perusahaan pelat merah yang tercatat di bursa.
Menurut dia, langkah tersebut akan diutamakan pada saham-saham yang dinilai memiliki fundamental baik. Danantara Investment akan mengambil peluang untuk menambah kepemilikan saham BUMN di tengah dinamika pasar modal Indonesia.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber