:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Nilai-proyek-revitalisasi-TK-ini-mencapai-Rp725-juta.jpg)
SURYA.co.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mengalokasikan perhatian pada perbaikan infrastruktur pendidikan melalui program revitalisasi 258 sekolah dengan anggaran Rp 187,38 miliar pada 2026.
Selain memperbaiki bangunan sekolah, program yang bersumber dari APBN ini diarahkan untuk membuka peluang kerja bagi warga lokal dan mendukung perputaran ekonomi daerah.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, program revitalisasi sekolah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, merupakan bagian dari upaya menyelaraskan program pemerintah daerah dengan program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Program strategis di Kabupaten Jember selaras dengan program strategis nasional. Banyak capaian kami, yang tertinggi antara lain optimalisasi lahan pertanian, kemudian revitalisasi sekolah. Kabupaten Jember mendapatkan bantuan banyak untuk jumlah sekolah yang diperbaiki,” ujar Fawait kepada SURYA.co.id, Senin (19/10/2026).
Total 258 sekolah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, masuk dalam program revitalisasi tahun ini.
Penerima bantuan terdiri atas 121 sekolah negeri dan 137 sekolah swasta, mulai jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Berdasarkan rekapitulasi data Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, alokasi anggaran terbesar diberikan kepada jenjang SD.
Besarnya alokasi untuk SD menunjukkan bahwa jenjang tersebut menjadi penerima porsi anggaran terbesar dalam program revitalisasi sekolah di Kabupaten Jember.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber