:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pasar-klojen-menghidupkan-kembali-pasar-tradisional-di-seluruh-Indonesia.jpg)
SURYA.co.id, MALANG – Pasar tradisional kini dituntut beradaptasi agar tidak kalah bersaing dengan ritel modern dan perdagangan daring.
Pasar Klojen di Kota Malang, Jawa Timur, menjadi salah satu contoh perubahan tersebut setelah menggabungkan aktivitas perdagangan kebutuhan pokok dengan daya tarik kuliner.
Konsep pengembangan Pasar Klojen bahkan menarik perhatian Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.
Pemerintah pusat berencana mengusulkan konsep tersebut sebagai percontohan bagi pasar rakyat di daerah lain, sementara Pemerintah Kota Malang menyiapkan empat pasar tambahan untuk dikembangkan menjadi destinasi kuliner.
Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kemendag, Sri Sugy Atmanto, mengatakan pihaknya akan melaporkan hasil peninjauan Pasar Klojen kepada pimpinan agar konsep tersebut dapat dipelajari dan diterapkan di pasar tradisional lainnya.
“Di daerah lain justru banyak pasar yang ditinggal para pedagang, akhirnya sepi. Ini salah satu cara Pemerintah Kota Malang mengupayakan bagaimana pasar-pasar yang sudah dibangun tetap berjalan, tetap ramai, tidak ditinggal pedagang,” kata Sugy kepada SURYA.co.id, saat mengunjungi Pasar Klojen, Selasa (20/10/2026).
Sugy menilai pembangunan pasar rakyat tidak cukup hanya dengan menyediakan bangunan dan fasilitas perdagangan.
Pemerintah daerah juga perlu memastikan pasar tetap aktif, pedagang bertahan, dan masyarakat tertarik untuk berkunjung.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber