Teheran (ANTARA) – Kementerian Luar Negeri Iran menyebut permintaan yang berlebihan dari Amerika Serikat menjadi batu ganjalan dalam upaya mencapai kesepakatan damai antara Teheran dan Washington.

“Tuntutan yang berlebihan,” kata Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baqaei, Selasa, saat ditanya soal hal yang mengganggu proses perundingan antara Iran dan AS.

Sementara itu, Iran akan terus mempertahankan tujuh syarat yang telah disampaikan sebelumnya, yang mencakup pencabutan blokade laut dan penghentian permusuhan di semua garis depan, dalam upaya meredakan ketegangan di Selat Hormuz dan mengakhiri perang dengan AS.

Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah sasaran di Iran, sehingga memicu serangan balasan dari Teheran.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *