RRI.CO.ID, Jember – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Jember, Jawa Timur, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan kondisi normal.

Kenaikan ini terjadi seiring bertambahnya permintaan, termasuk pergeseran konsumsi masyarakat dari Pertamax ke Pertalite setelah adanya perubahan harga.

Sales Area Manager (SAM) Retail Pertamina Malang, Angga Y. Putra, mengatakan penyaluran Pertalite di Jember sebelumnya sekitar 570 kiloliter (KL) per hari, kini meningkat menjadi sekitar 680-700 KL.

“Karena memang ada kenaikan permintaan, khususnya di Pertalite. Setelah perubahan harga, banyak yang beralih dari Pertamax ke Pertalite,” kata Angga, Selasa, 20 Oktober 2026.

Ia menyebut, kondisi ketersediaan BBM di Jember saat ini relatif kondusif. Pertamina terus memantau kebutuhan di lapangan untuk memastikan penyaluran dapat memenuhi permintaan masyarakat.

Di sisi lain, Pertamina juga mengantisipasi potensi gangguan distribusi, terutama jika jalur pasokan melalui Banyuwangi mengalami kendala.

Angga menjelaskan, Pertamina memiliki skema Regular, Alternative, and Emergency (RAE) yang memungkinkan pengalihan pasokan antarterminal BBM.

Jika distribusi dari Banyuwangi terhambat, pasokan untuk Jember dapat dialihkan dari Integrated Surabaya Group maupun Malang. Dalam kondisi tertentu, pasokan juga dapat didatangkan dari Jawa Tengah.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *