
Kabupaten Malang, blok-a.com – Sejumlah komoditas pangan ludes terjual dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional di Kantor Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang tersebut mendapat subsidi dari APBD Kabupaten Malang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi mengatakan Program ini menjadi salah satu upaya menyediakan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Sejumlah komoditas yang habis terjual di antaranya beras berbagai merek, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam,” kata Mahila.
Pada komoditas beras kemasan lima kilogram, beras Mitra Tani dengan stok awal 125 kilogram, beras Indonesia sebanyak 500 kilogram, beras Melon sebanyak 25 kilogram, beras Lahap sebanyak 100 kilogram, beras Lintang sebanyak 125 kilogram, serta beras Lele Lokal sebanyak 125 kilogram dilaporkan habis terjual.
Sementara itu, beras Petani dengan stok awal 500 kilogram masih tersisa 365 kilogram. Beras SPHP juga disediakan dengan stok dua ton dan harga jual Rp58.000 per kemasan lima kilogram.
Sejumlah komoditas lainnya juga habis terjual. Minyakita dengan stok 216 liter, minyak Alco kemasan satu liter sebanyak 48 liter dan kemasan dua liter sebanyak 48 liter, minyak Fraiswell kemasan satu liter sebanyak 60 liter, minyak Sunco kemasan dua liter sebanyak 36 liter, serta minyak Tropical kemasan dua liter sebanyak 24 liter tercatat habis.
Gula pasir Rajagula dengan stok 100 kilogram, bawang merah 35 kilogram, bawang putih 35 kilogram, dan telur ayam 50 kilogram juga habis terjual.
“Masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas dengan harga setelah subsidi. Beras Mitra Tani, misalnya, dijual Rp69.000 per kemasan lima kilogram dari harga awal Rp74.000. Beras Indonesia dan beras Petani masing-masing dijual Rp70.000 dari harga awal Rp75.000 per kemasan,” ungkapnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber