:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/daftar-permintaan-top-up-nyawa-pria-Bangkalan-Imam-Mahdi.jpg)
TRIBUNJATIM.COM – Seorang pria berinisial FF, warga Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan berkedok ajaran agama.
Ia juga menyebut adanya tekanan psikologis berupa ancaman bahwa umurnya bisa pendek, imannya dicabut, hingga keselamatan keluarganya terancam apabila tidak memenuhi permintaan tersebut.
Halimi, warga Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang itu melaporkan FF ke Polres Bangkalan pada Rabu (21/10/2026).
FF diduga mengaku sebagai Imam Mahdi, sosok yang dalam eskatologi Islam diyakini akan muncul menjelang akhir zaman untuk menegakkan keadilan.
Dugaan praktik tersebut, menurut Halimi, berlangsung ketika ayah FF, mendiang Ahmad Subaidi, masih hidup.
Ahmad Subaidi disebut mengklaim dirinya sebagai Ratu Adil Alaihissalam. Sementara itu, FF ditasbihkan sebagai Imam Mahdi di hadapan orang-orang yang mengikuti mereka.
Halimi mengaku mulai menyadari dugaan penyimpangan tersebut setelah Ahmad Subaidi meninggal dunia pada 2025.
Ia sebelumnya meyakini bahwa sosok yang mengaku sebagai Ratu Adil itu akan menerima kedatangan para wali Allah, termasuk sejumlah kiai besar dan pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur dan Madura.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber