
Kabupaten Malang, blok-a.com – Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Arjuno bagian utara dan timur membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo wilayah Kabupaten Malang, Jumat (23/10/2026) dini hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan api telah padam sekitar pukul 04.00 WIB. Ia menambahkan tim gabungan masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 04.00 WIB, api sudah padam karena turunnya hujan yang cukup deras di lereng Gunung Arjuno sebelah utara dan timur (wilayah Kecamatan Singosari),” ujar Sadono dalam rilis resminya, Jumat (23/10/2026).
Sadono menerangkan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 816 hektare. Petak 112 atau Gombes menjadi kawasan dengan luasan terbakar terbesar, yakni 534 hektare dan dilaporkan habis terbakar.
Di Petak 113 atau Kutukan, sekitar 202 hektare terbakar dari total luas 236 hektare. Sementara itu, di Petak 115, lahan terbakar mencapai 12 hektare dari luas 43,9 hektare.
Kebakaran juga melanda Petak 116B di kawasan Kutukan dengan luasan terbakar 17 hektare dari total 43 hektare. Di Petak 116C, sekitar dua hektare terbakar dari luas 33,7 hektare. Adapun di Petak 117 atau Sabana Lincing, luas lahan terbakar mencapai 27 hektare dari total 43,2 hektare.
Meski api telah padam akibat hujan, petugas masih mencatat delapan titik panas atau hotspot yang perlu dipantau. Sebanyak 30 personel gabungan dari unsur Polisi Kehutanan (Polhut), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, dan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan.
“Jumlah hotspot sebanyak delapan titik. Sebanyak 30 personel gabungan melaksanakan proses pemadaman darat serta pemantauan,” terangnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber