Jawa Timur memiliki potensi sumber daya mineral berupa emas yang tersebar di sejumlah daerah. Salah satu lokasi pertambangan emas yang telah beroperasi berada di Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di kawasan Tambang Emas Tujuh Bukit atau yang dikenal juga sebagai Tambang Tumpang Pitu.

Selain Banyuwangi, beberapa daerah lain, seperti Malang, Lumajang, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Blitar, dan Jember, juga disebut memiliki potensi kandungan emas.

Potensi tersebut menjadi bagian dari sumber daya mineral Jawa Timur yang masih memerlukan penelitian, pengembangan, dan pengelolaan dengan memperhatikan dampak lingkungan sekitar.

Tambang Emas Tujuh Bukit atau Tumpang Pitu terletak di Desa Sumberagung, Kecamatana Pesanggaran. Tambang ini dikelola oleh PT Bumi Suksesindo (BSI), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Riwayat penemuan tambang ini bermula pada 1997 oleh PT Aneka Tambang (Antam). Selanjutnya, proyek tersebut diambil oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk pada 2012 dan mulai berproduksi pada 2016.

Tambang Tujuh Bukit merupakan tambang terbuka yang menggunakan metode penggalian bijih mineral untuk mengambil kandungan emas dan perak.

Kegiatan operasionalnya memanfaatkan alat berat, seperti ekskavator dan truk pengangkut, serta metode pengolahan untuk mengekstraksi logam dari bijih.

Berdasarkan operasional kuartal pertama 2024, tambang ini mencatat produksi emas sebanyak 24.139 ons. Pada periode tersebut, total biaya tunai tercatat sebesar USD 1.065 per ons, sedangkan biaya all in sustaining cost (AISC) mencapai USD 1.479 per ons. Perusahaan juga menetapkan panduan produksi emas 2024 sebesar 100.000-120.000 ons.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *