
BOJONEGORO, JurnalPost.com – Kesulitan menyediakan uang kembalian menjadi persoalan yang cukup sering dihadapi pedagang kecil, terutama ketika pembeli membayar dengan uang pecahan besar. Di tengah perkembangan transaksi digital, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mulai menjadi salah satu pilihan pembayaran bagi pedagang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Melalui sistem pembayaran tersebut, pembeli tidak lagi harus menyiapkan uang tunai dengan nominal yang sesuai. Cukup memindai kode QRIS menggunakan aplikasi perbankan atau dompet digital yang mendukung layanan tersebut, transaksi dapat dilakukan secara nontunai.
Bagi pedagang, metode pembayaran ini membantu mengurangi kebutuhan menyediakan uang pecahan untuk kembalian. Meski demikian, pembayaran tunai tetap menjadi bagian dari aktivitas jual beli sehari-hari karena tidak semua pelanggan menggunakan layanan keuangan digital.
Dean, seorang pedagang kecil sekaligus nasabah BRI di Bojonegoro, mengakui bahwa ketersediaan uang kembalian menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menjalankan usaha.
Situasi tersebut terkadang menjadi kendala, terutama saat beberapa pembeli datang dalam waktu bersamaan dan melakukan pembayaran menggunakan uang pecahan besar.
Menurut Dean, adanya alternatif pembayaran digital memberikan pilihan tambahan dalam melayani pelanggan tanpa harus meninggalkan metode pembayaran tunai.
“Kondisi tersebut membuat pembayaran digital menjadi pilihan alternatif dalam melayani pelanggan. Pedagang tetap dapat menerima pembayaran tunai sekaligus memberikan pilihan transaksi nontunai kepada pembeli yang terbiasa menggunakan aplikasi perbankan,” ungkap Dean.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber