
Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo, Subandi, menyoroti kualitas material dan pengerjaan fisik bangunan rumah pompa di Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo. Ia meminta konsultan pengawas memastikan seluruh pengerjaan sesuai spesifikasi agar konstruksi bangunan kuat dan berfungsi secara optimal.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Subandi saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek rumah pompa Jati, Senin (26/10/2026). Proyek ini diproyeksikan untuk mengentaskan persoalan genangan air yang kerap melumpuhkan akses Jalan Raya Jati, tepatnya di bawah jembatan tol depan Lippo Plaza Sidoarjo.
Subandi menilai secara umum progres pembangunan rumah pompa berjalan baik dan sesuai jadwal tanpa mengalami deviasi keterlambatan. Meski demikian, ia menekankan agar capaian waktu tersebut tetap diimbangi pengawasan material secara ketat.
Subandi menegaskan bahwa kualitas pengerjaan fisik harus diperhatikan sejak awal guna mencegah risiko kerusakan maupun pengerjaan ulang yang berpotensi menyita waktu. Ia menginstruksikan konsultan pengawas bertindak tegas jika menemukan bagian bangunan yang retak atau menyalahi spesifikasi teknis.
“Jika ada fisik yang retak atau tidak memenuhi standar, konsultan pengawas harus berani menegur dan merekomendasikan pembongkaran sebelum memasuki tahap serah terima (handover),” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan proyek rumah pompa ini rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026. Dengan demikian, fasilitas tersebut dapat segera difungsikan secara optimal menyambut intensitas musim hujan.
“Harapan kita, begitu rumah pompa ini siap beroperasi, kawasan bawah jembatan tol depan Lippo Plaza tidak tergenang lagi sehingga mobilitas masyarakat dan alur lalu lintas berjalan lancar,” pungkasnya. [isa/but]
document.getElementById(“comment”).setAttribute( “id”, “a8675a37ee81cbf7ebdb234bb86a7913” );document.getElementById(“f98b4317b4”).setAttribute( “id”, “comment” );
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber