

RADAR BANYUWANGI – Kekeringan yang membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi, Baznas Provinsi Jawa Timur, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Banyuwangi memperkuat kolaborasi kemanusiaan. Sejak 1 Oktober 2026 hingga Senin (26/10), ketiganya mendistribusikan bantuan air bersih ke 11 dusun di tiga kecamatan di Banyuwangi.
Bantuan tersebut menyasar warga yang terdampak kekeringan, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih. Distribusi dilakukan menggunakan truk tangki milik PMI Banyuwangi dengan alokasi dua kali pengiriman di setiap titik, masing-masing sebanyak 5.000 liter.
Ketua Baznas Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan, pendanaan bantuan air bersih ini merupakan hasil kolaborasi Baznas Banyuwangi dan Baznas Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, PMI Banyuwangi mendukung proses distribusi melalui armada truk tangki.
“Semoga kolaborasi Baznas Jatim dan Baznas Banyuwangi dengan PMI ini bisa membantu mencukupi kebutuhan air bersih warga di sebelas dusun yang sedang kekeringan,” harap Dwi.
Di Kecamatan Tegaldlimo, distribusi bantuan menjangkau sembilan titik yang tersebar di sejumlah dusun dan desa. Lokasi tersebut meliputi Dusun Dam Buntung, Kaliwatu, Persen, dan Pondok Asem di Desa Kedungasri; Dusun Pandanrejo di Desa Kendalrejo; Dusun/Desa Kaliwungu; serta Dusun Asembagus di Desa Purwoagung.
Bantuan juga menyasar Dusun Kutorejo dan Purworejo, serta wilayah Desa Kalipait. Dengan sebaran tersebut, Tegaldlimo menjadi wilayah dengan titik distribusi terbanyak dalam program bantuan air bersih ini.
Dua titik lainnya berada di luar Tegaldlimo, yakni Dusun Sagat, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, serta Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber