BANGKALAN, KOMPAS.com – Ceceran air garam bercampur oli di jalan penghubung Kecamatan Blega dan Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, berulang kali memicu kecelakaan karena membuat permukaan aspal licin.

Untuk mengantisipasi kecelakaan serupa, polisi bersama petugas pemadam kebakaran dan perusahaan umum daerah air minum membersihkan ruas jalan tersebut dengan menyiramnya menggunakan air.

Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan, ceceran tersebut diduga berasal dari truk pengangkut garam yang melintas dari wilayah Madura menuju Surabaya.

Menurut Agung, saat musim kemarau, produksi garam di Kabupaten Sampang, Pamekasan, dan Sumenep melimpah.

Garam-garam tersebut kemudian diangkut menggunakan truk menuju Surabaya. Sebelum memuat garam mentah, pemilik truk mengolesi badan truk dengan oli agar garam tidak menyebabkan korosi pada besi truk.

Namun, cara tersebut justru membahayakan pengguna jalan lain. Saat truk melintas di Bangkalan, air garam yang bercampur oli menetes dan tercecer di sepanjang jalan.

“Akibat ceceran air garam bercampur oli tersebut, aspal menjadi licin,” tuturnya, Senin (26/10/2026).

Permukaan jalan yang licin membuat sejumlah pengendara terjatuh. Kecelakaan akibat ceceran air garam tersebut dilaporkan terjadi berulang kali.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *