Direktur Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi mengucapkan selamat kepada Kombespol Muharman Arta dalam malam pisah sambut, Senin malam (26/10). (TRI KARYANTO for Radar Banyuwangi)
Direktur Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi mengucapkan selamat kepada Kombespol Muharman Arta dalam malam pisah sambut, Senin malam (26/10). (TRI KARYANTO for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Estafet kepemimpinan Polresta Banyuwangi resmi berpindah dari Kombespol Rofiq Ripto Himawan kepada Kombespol Muharman Arta. Dalam malam pisah sambut di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Muharman menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memperkuat pelayanan publik, serta merawat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Sementara itu, Rofiq meninggalkan Banyuwangi dengan promosi sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur dan kenangan atas kemitraan lintas sektor yang terbangun selama masa tugasnya.

Pergantian pucuk pimpinan kepolisian di Bumi Blambangan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan emosional pada malam yang diguyur hujan deras, Senin (24/10). Ratusan undangan, termasuk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta insan media, hadir menyaksikan pergantian kepemimpinan itu.

Bagi Muharman, tugas baru di Banyuwangi bukan sekadar melanjutkan tanggung jawab sebagai Kapolresta. Dia juga dituntut menjaga kesinambungan pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru itu menempatkan kolaborasi sebagai fondasi kepemimpinannya. Slogan Polisi Bersama Masyarakat menjadi pesan utama yang disampaikan dalam sambutan perdananya.

Muharman menyadari, menjaga stabilitas keamanan daerah tidak bisa dilakukan kepolisian seorang diri. Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan warga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman serta kondusif.

Karena itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat Banyuwangi untuk membangun komunikasi dan kerja sama dalam menjaga kamtibmas. Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Dalam memelihara kamtibmas serta memberikan pelayanan prima, kepolisian tidak dapat berdiri sendiri. Kami memohon dukungan, kerja sama, dan doa dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Banyuwangi agar amanah baru ini dapat kami jalankan dengan baik demi mewujudkan Banyuwangi yang kondusif,” ungkap Muharman.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *