KabarBaik.co, Sidoarjo – Kabupaten Sidoarjo mulai tancap gas mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2027. Melalui Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab), Kota Delta membidik posisi runner-up setelah pada Porprov sebelumnya harus puas menempati peringkat ketiga.

Pembukaan Puslatkab tersebut berlangsung di Monumen Jayandaru, Alun-alun Sidoarjo, Jumat (30/10). Bupati Sidoarjo Subandi secara langsung meresmikan dimulainya program pemusatan latihan sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Porprov Jatim 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada Juli mendatang.

Subandi menegaskan, pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dan perolehan medali. Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan perhatian terhadap kesejahteraan serta masa depan atlet, mulai dari pendidikan, perlindungan kesehatan hingga peluang pekerjaan setelah mereka tidak lagi aktif bertanding.

Salah satu upaya yang disiapkan yakni menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Atlet berprestasi nantinya berpeluang mendapatkan akses pendidikan tinggi melalui sinergi dengan program beasiswa daerah. Selain itu, seluruh atlet dipastikan mendapatkan perlindungan BPJS untuk mengantisipasi risiko cedera selama latihan maupun pertandingan, termasuk pendampingan medis melalui rumah sakit mitra.

“Persiapan ini kami maksimalkan untuk mengangkat prestasi atlet Sidoarjo. Kami juga ingin masa depan mereka terjamin. Karena itu, kami siapkan dukungan pendidikan melalui beasiswa, perlindungan kesehatan, hingga peluang kerja melalui kolaborasi dengan perusahaan,” tegas Subandi, Jumat (30/10).

Tak hanya pendidikan dan kesehatan, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan skema keberlanjutan karier atlet melalui kolaborasi dengan ribuan perusahaan. Program tersebut memanfaatkan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pemerintah daerah nantinya memfasilitasi pelatihan kerja agar atlet memiliki bekal untuk masuk ke sektor industri.

Sementara itu, Ketua KONI Sidoarjo Rafi Wibisono mengatakan, persiapan Porprov 2027 dilakukan lebih awal karena prestasi tidak bisa diraih secara instan. Pembinaan harus dilakukan secara terencana dengan mengukur kemampuan dan kesiapan masing-masing atlet.

“Persiapan harus dilakukan sejak sekarang. Tidak ada prestasi yang diraih secara instan. Karena itu, melalui Puslatkab ini kami ingin memastikan pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan terukur agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujar Rafi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *