
Media Kampung, Pamekasan – Madura United mulai mematangkan persiapan menghadapi Arema FC pada lanjutan BRI Super League 2026/2027. Laga bertajuk Derby Jatim itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat, 6 November 2026 malam.
Skuat berjuluk Laskar Sape Kerrab kembali berlatih di Stadion Gelora Bangkalan pada Senin, 2 November 2026, setelah mendapat jatah istirahat selama dua hari usai laga tandang melawan PSM Makassar. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, pelatih Jose Gomes menekankan pentingnya menjaga kebugaran sekaligus mempertajam strategi sebelum menghadapi Arema FC.
Madura United datang ke Derby Jatim dengan modal kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Hasil itu menjaga laju positif Madura United sekaligus membuat mereka tetap berada di papan atas klasemen sementara.
Hingga pekan kedelapan, Madura United menempati peringkat kelima dengan 16 poin dari delapan pertandingan. Dari jumlah tersebut, tim yang diperkuat Lulinha dan Jordy Wehrmann itu mencatat lima kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Meski meraih hasil positif, Jose Gomes menegaskan timnya belum boleh puas. Ia menyebut Madura United masih harus terus berbenah agar performa tim tetap terjaga sepanjang musim.
“Kami masih harus terus berbenah. Bukan berarti hasil positif kami bersantai, kami selalu berbenah dan berupaya meningkatkan performa,” ujar Jose Gomes.
Arema FC diperkirakan menjadi ujian yang tidak ringan bagi Madura United. Hingga pekan kedelapan, Singo Edan berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin.
Arema FC sejauh ini meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Tim asal Malang itu juga mencetak 17 gol dan kebobolan 17 gol, sementara Madura United memiliki catatan 13 gol dan 10 kali kebobolan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber